Foto/ Ulfia



Semarang, KABARFREKUENSI.COM – Rabu Sore (2/5), Lapangan kampus II UIN Walisongo Semarang nampak ramai. Beragam mahasiswa dari jurusan di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) berkumpul melihat pertandingan terakhir pada ajang Pekan Olah Raga Saintek (POS) 2018. Mereka bersorak menyemangati tim jagoannya yang bertanding. Tengah bertanding, HMJ Kimia melawan Matematika demi memperebutkan medali emas dalam pertandingan final futsal putra.

Pertandingan berlangsung sengit, Kedua tim berjuang keras mengeluarkan seluruh kemampuannya. Tim matematika unggul terlebih dahulu lewat tendangan dari Hakim. Tak berselang lama Wahid, Kiper Matematika dibuat tak berkutik dengan tendangan Hilmy Agung yang ciamik dari luar kotak pinalti. Kimia menyamakan kedudukan.
Babak kedua, pertandingan berlangsung semakin seru. Terjadi kontak fisik antar pemain. Wasit pun mengeluarkan kartu kuning kepada Hakim (matematika) dikarenakan kontak fisik yang cukup keras. Kemudian wasit pun mengeluarkan kartu kuning lagi kepada salah seorang pemain Kimia dikarenakan menjegal Fiul (matematika). Fiul pun tergeletak kesakitan di lapangan. Beruntung ia masih bisa melanjutkan pertandingan.

Pertandingan pun dilanjutkan, kedua tim tidak mengendurkan permainannya. Bola bergulir dari wilayah tim satu ke tim lainnya. Nugroho (Kimia) memecah keadaan dengan golnya ke gawang matematika. Skor menjadi 2-1 untuk keunggulan HMJ Kimia. Matematika mencoba mengejar ketertinggalan, Namun sayang wasit meniup peluit tanda waktu usai. Kimia menang atas matematika.

Pada final futsal putri, pertandingan juga berlangsung seru. HMJ Matematika dan Kimia bermain seimbang. Sayangnya, Kimia harus kalah atas matematika dengan skor tipis 2-3. Tim futsal  putri Kimia hanya mendapatkan medali perak. 

Perebutan Juara Tiga
HMJ Fisika dan Biologi memperebutkan juara tiga pada pertandingan futsal putra dan putri. Keduanya sama-sama mendapatkan satu perunggu. HMJ Biologi mendapatkan satu perunggu dari tim futsal putranya setelah menang atas Fisika 4-3. Kemudian tim futsal putri Fisika pun menyumbangkan satu perunggu karena memenangkan pertandingan 2-1 atas tim Biologi. (Kabar/ Furqon)