Susukan, Kabupaten Semarang, KABARFREKUENSI.COM -
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 87 Posko 10 Universitas Islam Negeri
Walisongo Semarang bersama Bidan Desa Kemetul menggelar pemeriksaan kesehatan
gratis dan sosialisasi pencegahan hipertensi pada Sabtu (7/11/2026). Kegiatan
yang diikuti puluhan warga ini berlangsung di Posyandu Dusun Kaliwarak dan
Polindes Desa Kemetul, Kecamatan Susukan. Acara digelar untuk menekan angka
penderita darah tinggi yang terus meningkat di wilayah pedesaan.
Dalam sosialisasi, Bidan Desa Kemetul, E Dwi
Idayanti, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa gejala hipertensi sering kali tidak
disadari penderitanya hingga memicu komplikasi fatal. Gejala yang biasa
dirasakan antara lain gelisah, sakit kepala, rasa berat di tengkuk, susah
tidur, dan jantung berdebar. “Hipertensi dapat menyerang siapa saja tanpa
memandang usia,” ujarnya di hadapan warga Dusun Kaliwarak dan Desa Kemetul.
Jika dibiarkan tanpa penanganan medis, penderita
berisiko mengalami stroke, kerusakan ginjal, hingga kebutaan. “Pecahnya
pembuluh darah di otak atau stroke terjadi karena saking kuatnya tekanan
darah,” ujar Dwi. Ia menambahkan bahwa tekanan darah tinggi juga dapat merusak
fungsi ginjal dan memicu kebutaan permanen. Oleh karena itu, kesadaran mandiri
untuk mengenali risiko menjadi kunci utama pencegahan.
Beberapa kelompok masyarakat memiliki risiko lebih
tinggi terkena darah tinggi. Mereka yang memiliki riwayat keluarga hipertensi,
mengalami obesitas, atau kurang beraktivitas fisik perlu lebih waspada.
Kebiasaan merokok dan pola makan tidak sehat juga turut mempercepat munculnya
komplikasi.
Dwi mengajak warga mencegah hipertensi melalui perubahan
pola hidup sehari-hari. Langkah awalnya adalah memeriksa tekanan darah secara
rutin, lalu berhenti merokok dan mengontrol asupan makanan. Warga juga diimbau
membatasi konsumsi gula, garam, daging, dan telur, mengolah makanan dengan cara
direbus, serta memperbanyak sayur dan buah segar setiap hari.
Setelah sesi penyuluhan, mahasiswa KKN
berkolaborasi dengan kader posyandu menggelar pemeriksaan tekanan darah gratis
bagi seluruh warga yang hadir. Rangkaian acara dilanjutkan dengan senam
hipertensi yang diikuti lansia dan warga umum. Senam bersama ini menjadi bentuk
latihan fisik sederhana sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan harapan dari
kegiatan ini. “Kami berharap masyarakat Desa Kemetul semakin memahami pentingnya
menjaga kesehatan dari hipertensi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mengubah pola
makan dan meninggalkan kebiasaan tidak sehat merupakan langkah sederhana untuk
mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Kabar: KKN REG UIN Walisongo Posko 10
Editor: Santi Alfifat Khurosyidah (Kru LPM Frekuensi)

0 Komentar