(Foto: Dokumentasi Panitia)


Semarang, KABARFREKUENSIHimpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan acara Biologi Festival (Biofest) pada Kamis dan Jumat (17-18/11). Acara ini diselenggarakan di gedung Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang diikuti oleh seluruh Mahasiswa Jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi dengan mengambil tema “Melestarikan Tradisi, Ekspresikan Seni dalam Kreativitas Biologi di Era Society 5.0.”

Biofest merupakan kegiatan turun temurun yang dimulai dari tahun 2008 sampai sekarang. Dwi Cahyono selaku Ketua Umum HMJ Biologi mengatakan tujuan diadakan kegiatan tersebut supaya mahasiswa dapat mengekspresikan seninya terutama dalam kreativitas di bidang biologi.

“Ilmu ilmu yang mereka dapatkan di perkuliahan bisa dituangkan pada acara ini. Terbukti dengan beberapa karya anak biologi seperti ecoprint tertuang dalam kegiatan ini,” tutur Dwi Cahyono.

Adapun rangkaian acara pada hari pertama terdapat lomba Cerdas Cermat Ilmiah (CCI), Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), futsal putri dan expo. Kemudian pada hari kedua ada donor darah,  expo, duta biologi dan pentas seni dari masing-masing angkatan.

“Alasan memilih rangkaian kegiatan duta biologi adalah untuk mencari duta atau brand ambassador supaya bisa mengedukasi atau mensosialisasikan tentang kebiologian. Kemudian CCI dan TTG untuk menyalurkan kreativitas mahasiswa dari segi keilmuan. Untuk futsal putri dan expo merupakan acara yang paling ramai,” tambah Dwi Cahyono.

Menurut Dwi Cahyono, tantangan dalam acara Biofest ini yaitu pada konsep acara, pengkondisian panitia dan peserta mengingat ratusan mahasiswa terlibat dalam acara tersebut sehingga perlu adaya koordinasi yang masif.

“Harapan untuk mahasiswa biologi dan kepengurusan selanjutnya, Biofest merupakan puncak festival dari keluarga besar mahasiswa biologi yang tujuannya untuk memamerkan hasil karya anak biologi selama satu periode di kepengurusan HMJ. Silahkan digencarkan lagi untuk menggaungkan hasil karya atau produk dari mahasiswa biologi di acara Biofest ini. Segala persiapan harus ditingkatkan lagi,” tutur Dwi Cahyono.

Mahasiswa biologi terlihat sangat antusias dalam mengikuti acara Biofest ini, walaupun terdapat beberapa kendala namun bukan menjadi halangan, justru menjadi tantangan dan meningkatkan rasa kekeluargaan di mahasiswa biologi.

“Sangat bangga dan puas dengan adanya event yang jarang dilaksanakan. Benefitnya adalah antar anak kelas lebih kompak, mengacu adanya kerjasama dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship,” ujar Faza salah satu mahasiswa Pendidikan Biologi. (Kabar/Fitri)