Semarang, KABARFREKUENSI.COM—Lembaga
Pers Mahasiswa (LPM) Frekuensi sukses menyelenggarakan kegiatan Upgrading
Kepemimpinan Adaptif yang bertempat di Masjid Al-Fithroh, Kampus 2 UIN
Walisongo Semarang, pada Minggu (15/2). Kegiatan ini menjadi langkah awal
pembekalan bagi pengurus baru sebelum memasuki masa kerja organisasi, dengan fokus
utama pada penguatan self-leadership sebagai fondasi untuk membangun
organisasi yang adaptif dan berintegritas.
Sholahuddin Arofi’i selaku pemateri
menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya dimaknai sebagai posisi struktural,
melainkan sebagai tanggung jawab personal. Menurutnya, di mana pun seorang
pengurus diposisikan dalam struktur organisasi, ia wajib menjalankan tugas dan
tanggung jawab secara penuh sebagai bentuk profesionalisme.
“Tanamkan mindset bahwa
segala tantangan akan berlalu. Karena itu, berikan usaha maksimal pada tugas
yang telah diberikan,” ujarnya dalam sesi diskusi interaktif.
Ia juga menambahkan, “Setiap
pengurus harus menjaga keseimbangan antara loyalitas berorganisasi dan
kewajiban utama dalam perkuliahan, karena tujuan utama berada di bangku perguruan
tinggi adalah untuk menuntaskan studi.”
Terkait dinamika tim, Sholahuddin menghimbau
para calon pemimpin untuk terlebih dahulu “selesai dengan diri sendiri” sebelum
memahami karakter anggota yang beragam. Di sisi lain, Koordinator Divisi wajib
menyusun perencanaan matang, mulai dari detail teknis hingga koordinasi
antaranggota. Ia juga menyarankan pendampingan intensif kepada Ketua Panitia
juga menjadi kunci agar setiap kendala teknis dapat diatasi secara tepat dan
terarah.
Menutup pemaparannya, Sholahuddin
menekankan, “Kepemimpinan bukanlah semata-mata bakat alami, melainkan sebuah kompetensi
yang dapat dipelajari dan dilatih.” Ia mengajak seluruh pengurus untuk
membangun profesionalisme dengan menempatkan diri sesuai situasi, bersikap
tegas di dalam forum, namun tetap menjaga jati diri saat berada di luar forum.
Melalui kegiatan ini, LPM Frekuensi berharap dapat membangun lingkungan organisasi yang lebih adaptif, solid, dan berintegritas dalam menjalankan program kerja pada periode kepengurusan selanjutnya.
Kabar: Marissa Fatika Sari (Kru LPM Frekuensi 24)
Editor: Santi Alfifat Khurosyidah (Kru LPM Frekuensi 23)

0 Komentar