Kegiatan
sosialisasi ini menghadirkan Gunaning Wuryandari, A.M.G., yang merupakan salah
satu ahli gizi di Puskesmas Ambarawa sebagai pemateri yang memberikan
penjelasan mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan bahan pangan lokal
untuk mencegah stunting. Tidak hanya itu, Weni Ambarwati, A.Md.Keb selaku bidan
PKD Kelurahan Ambarawa juga ikut serta dalam memberikan materi. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ibu Lurah,
Sekretaris Desa, wakil ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Keluarga (TP PKK), Ketua Kelompok Kerja II, Ketua Kelompok Kerja IV,
Kader-kader posyandu dan dua anggota, serta mahasiswa KKN UIN Walisongo
tepatnya dari posko 3.
Dalam penjelasannya, Gunaning Wuryandari, A.M.G., menjelaskan
bahwa pemenuhan gizi anak dapat diupayakan dengan memanfaatkan bahan pangan
lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Hal ini menjadi salah satu bagi
keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang dengan memanfaatkan
sumber daya alam daerah sekitar.
“Penerapan konsep Isi Piringku bisa disesuaikan dengan
sumber daya alam yang berada di sekitar kita. Di Ambarawa misalnya, ada potensi
ikan dari Rawa Pening yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani.
Jadi, kita bisa memanfaatkan pangan lokal yang tersedia untuk memenuhi
kebutuhan gizi keluarga.”
jelas Gunaning Wuryandari, A.M.G..
Sementara itu, Weni Ambarwati, A.Md.Keb. selaku bidan PKD
Kelurahan Lodoyong juga menjelaskan pentingnya kesehatan anatara Ibu dan juga
anak dalam upaya upaya pencegahan gangguan pertumbuhan. ”Tidak hanya itu
asupan gizi dan juga perhatian orang tua terhadap kondisi kesehatan anak sejak
dini juga perlu diperhatikan, misalnya seperti gangguan tyroid yang perlu
dikenali dan juga ditangani oleh tenaga kesehatan karena hormon tyroid itu
sangat berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo
Semarang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan
mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan pangan lokal
diharapkan menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung upaya
pencegahan stunting serta mewujudkan generasi yang sehat dan tumbuh optimal.
Kabar: KKN REG 87 UIN Walisongo Posko 3
Editor: Siti Qummariyah (Kru LPM Frekuensi)

0 Komentar