(Sumber : Dokumentasi Siti Nur Azizah)


Semarang, KABARFREKUENSI.COM - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang gelar acara pembekalan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di Auditorium 2 Kampus 3, Kamis (13/7). Acara tersebut menghadirkan dua pemateri yaitu Wahyu Hidayah, S. Pd, M. Pd., yang merupakan Kepala Sekolah SMA N 1 Limbangan Kendal, dan Suyanto, M. Pd., selaku anggota Programme for International Student Assessment (PISA). 


Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FST, Dr. H. Ismail M.Ag., yang menyatakan istilah PLP baru digunakan tahun ini untuk mengganti PKL, mengikuti peraturan perundangan yg berlaku. 


"PLP atau Praktik Lapangan Persekolahan digunakan tahun ini untuk mengganti PPL  (Program Pengalaman Lapangan), mengikuti peraturan perundangan yg berlaku. PLP merupakan kegiatan secara berkelanjutan tetapi dilaksanakan secara terpisah, dibagi menjadi dua yaitu PLP 1 dan PLP 2," ujar Ismail dalam sambutannya. 


"Dalam PLP mengalami proses yangg panjang sesuai dengan tujuan berdasarkan kompetensi yang harus dicapai. Maka penting bagi mahasiswa mendapatkan penguatan materi sebelum terjun ke lapangan," imbuhnya.


Dua pemateri menghadirkan materi terkait kurikulum merdeka yang saat ini diterapkan di sekolahan. Materi pertama disampaikan oleh Wahyu Hidayah, S. Pd, M. Pd., terkait Kebijakan Pemerintah Kurikulum Merdeka. 


"Kurikulum merdeka yaitu kurikulum yang memberikan keleluasaan pendidikan untuk menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Kurikulum ini bercirikan untuk: 1) mengembangkan soft skill dan karakter; 2) fokus pada materi yang esensial, dan; 3) pembelajaran fleksibel," ujar Wahyu. 


Materi yang kedua disampaikan oleh  Suyanto, M. Pd., yang menyampaikan terkait ciri-ciri guru yang dibutuhkan di dalam kurikulum merdeka saat ini dan meminta mahasiswa untuk melakukan praktik mengajar salah satunya dalam menentukan dan memberikan pemantik sebelum pembelajaran dimulai. 


(Kabar/Silvia Rahmawati